Solo – Grup musik SMO Plus, band yang digawangi para purnawirawan dan personel TNI Angkatan Udara (TNI AU), kembali aktif setelah lama vakum. Band ini dikenal sebagai pelestari lagu-lagu Koes Plus dan Koes Bersaudara, serta memiliki rekam jejak panjang dalam menghibur berbagai panggung militer dan masyarakat sejak berdiri pada 20 Mei 2006.
Kapten Purnawirawan Jaka Raharja bersama Peltu Purnawirawan Suhardi mewakili personel SMO Plus menyampaikan bahwa grup ini pertama kali diresmikan oleh Kepala Dinas Operasi Lanud Adi Soemarmo saat itu, Letnan Kolonel Pnb Kusworo SE. “Kami berempat sejak awal berkomitmen melestarikan karya-karya Koes Plus dan Koes Bersaudara. SMO itu merupakan call sign Lanud Adi Soemarmo, dan ‘Plus’ merujuk pada lagu-lagu Koes Plus yang kami bawakan,” ujar Jaka Raharja.

Selama hampir dua dekade, SMO Plus telah tampil di berbagai pangkalan udara di Pulau Jawa, Pontianak, Pekanbaru, hingga Nusa Tenggara Barat. Mereka juga pernah mengisi program musik di TVRI Yogyakarta, TVRI Nasional Jakarta, dan RCTI. Salah satu catatan penting perjalanan mereka adalah tampil menghibur Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam beberapa kesempatan, termasuk saat kunjungan kerja di Ngawi, acara santap malam di Lanud Iswahyudi Madiun, serta acara serah terima pesawat tempur T-50 di Skadron Udara 17 Halim Perdanakusuma. SMO Plus juga pernah tampil di Cikeas pada perayaan ulang tahun Presiden SBY.

Selain tampil di panggung resmi militer, SMO Plus aktif menghibur masyarakat luas, termasuk di YPAC dan RS Prof. Dr. Soeharso, serta tampil untuk warga terdampak erupsi Gunung Merapi di Klaten pada 2006.
Menurut Jaka Raharja, SMO Plus sejak awal memiliki visi untuk memperkuat silaturahmi antara TNI AU dan masyarakat melalui musik. “Alhamdulillah, band yang sempat vakum ini kembali dihidupkan oleh Komandan Lanud Adi Soemarmo Marsekal Pertama Bambang Juniar Djatmiko, dan kini diteruskan oleh Komandan baru, Marsekal Pertama Henri Ahmad Badawi,” ujarnya.
Saat ini SMO Plus berada di bawah supervisi Kepala Dinas Personel Lanud Adi Soemarmo, Kolonel Yogie Azhar. Pada peringatan Hari Bakti TNI AU tahun 2024 lalu, grup ini bahkan mendapatkan kehormatan tampil pada acara resmi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) di Yogyakarta.

Meski sebagian personel kini telah purnatugas, semangat bermusik mereka tidak pernah padam. “Kami tetap siap menghibur masyarakat dan siap pula melahirkan generasi penerus di lingkungan TNI AU untuk melestarikan lagu-lagu Koes Plus dan Koes Bersaudara. Musik ini adalah warisan budaya Indonesia yang harus tetap hidup,” kata Jaka Raharja.
SMO Plus berharap keberadaan mereka dapat terus memberi manfaat, menjaga semangat kebersamaan, serta menguatkan nilai kebangsaan melalui musik. “Satu kata, jiwa Nusantara. Merdeka,” tutupnya.





