Malahayati Konsultan Gelar Sosialisasi Bahaya Pinjol, Judol, dan Investasi Ilegal di Joyosuran

Solo – Malahayati School of Life bersama Yayasan Rumah Pionir Nusantara menggelar sosialisasi bertema “Edukasi Tentang Bahaya Hama Fintech (Pinjol, Judol, dan Investasi Ilegal)” di Pendopo Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Kamis (12/2/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Raden Hanafie selaku Wakil Ceo Region 3 Malahayati Consultant serta Drs. Tri Hadi Priyono, Ketua Yayasan Rumah Pionir Nusantara. Acara tersebut diikuti masyarakat setempat dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan sekaligus memberikan pemahaman mengenai risiko pinjaman online ilegal, judi online, dan investasi bodong.

Raden Hanafie menjelaskan, Malahayati Consultant berada di bawah naungan PT Malahayati Nusantara Raya yang bergerak di bidang perbankan dan finansial teknologi. Namun dalam kegiatan ini, pihaknya lebih menekankan aspek edukasi kepada masyarakat.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat tentang dampak pinjaman online, judi online, maupun investasi ilegal. Harapannya, masyarakat yang belum terjerat tidak sampai menjadi korban. Sementara yang sudah terlanjur terlibat, kami dorong untuk mencari solusi penyelesaian yang tepat,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu solusi utama bagi masyarakat yang sudah terjerat adalah memutus mata rantai keterlibatan, baik dalam praktik pinjaman online ilegal, judi online, maupun investasi ilegal.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai pola-pola penawaran yang kerap digunakan pelaku, termasuk sisi gelap praktik pinjaman online dan metode penagihan yang merugikan korban.

Sementara itu, Kacab Malahayati Yogyakarta, Windy Tri Widiyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat lebih paham pola jebakan yang sering terjadi. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan mereka tidak lagi awam dan mampu melindungi diri dari praktik-praktik merugikan,” katanya.

Ke depan, Malahayati Consultant berencana terus menggelar kegiatan edukatif melalui wadah Learning Center, baik dalam bentuk seminar, pelatihan, home sharing, maupun sosialisasi kepada organisasi, komunitas, hingga instansi yang membutuhkan.

“Kami terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam penyelenggaraan seminar, training, maupun sosialisasi agar literasi keuangan masyarakat semakin meningkat,” tambah Raden Hanafie.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap masyarakat Pasar Kliwon dan sekitarnya semakin waspada terhadap maraknya praktik fintech ilegal yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial maupun sosial.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan