Dari Rumah Sederhana di Pemalang, Sisyanto Bantu Puluhan Anak Lolos TNI Gratis Tanpa Jalur Belakang

PEMALANG – Di sebuah rumah sederhana di kawasan Teratai Bersemi, Desa Jrakah, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pintu hampir tak pernah benar-benar sepi ketika musim pendaftaran TNI dibuka.

Satu per satu orang tua datang membawa harapan besar. Mereka datang bersama anak-anaknya yang bercita-cita mengenakan seragam TNI. Tak sedikit di antara mereka bahkan telah menyiapkan uang hingga ratusan juta rupiah demi mencari jalan pintas agar anaknya bisa lolos seleksi.

Namun, ketika bertemu Sisyanto, jawaban yang mereka terima justru di luar dugaan.

Ia menolak segala bentuk praktik percaloan maupun jalur belakang. Kepada setiap orang tua dan calon peserta yang datang, Sisyanto selalu menanamkan keyakinan bahwa seleksi TNI bisa dilalui secara jujur dengan kemampuan sendiri.

“Beliau selalu mengarahkan agar orang tua dan anak yang datang percaya diri bahwa mereka bisa lolos tanpa harus memakai jalur pintas,” tulis akun Facebook Bayu Jala Nada, yang membagikan kisah tersebut hingga menarik perhatian warganet.

Setiap momentum pembukaan pendaftaran TNI, rumah Sisyanto di Pemalang disebut selalu ramai didatangi calon peserta yang ingin belajar dan meminta arahan.

Dengan sukarela, ia membimbing mereka mulai dari persiapan fisik, pembentukan mental, hingga berbagi pengalaman menghadapi tahapan seleksi.

Bimbingan itu dilakukan tanpa memungut biaya sedikit pun.

“Alhamdulillah sudah puluhan anak binaan beliau lolos dan masuk TNI. Ada yang diterima di tingkat Tamtama, Bintara, bahkan Perwira melalui Akademi,” tulis akun tersebut.

Bagi para calon prajurit, Sisyanto bukan sekadar mentor. Ia menjadi simbol harapan bahwa impian menjadi anggota TNI tetap bisa diraih lewat kerja keras, disiplin, dan kejujuran.

Di tengah masih adanya stigma bahwa masuk institusi tertentu harus melalui koneksi dan uang besar, kisah dari rumah sederhana di Desa Jrakah ini menjadi bukti bahwa integritas tetap memiliki tempat.

Dari gang kecil di Teratai Bersemi, Sisyanto tak hanya melatih calon prajurit, ia juga menjaga mimpi banyak anak muda agar tetap tumbuh lewat cara yang benar.

Sumber: Unggahan akun Facebook Bayu Jala Nada.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan