Upacara Bendera Tujuh Belasan di Koharmatau, Dankoharmatau Tekankan Kepemimpinan AMPUH dan Budaya Keselamatan Kerja

Bandung – Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Koharmatau), Marsma TNI Rudolf P. Buulolo, S.E., M.M., memimpin pelaksanaan Upacara Bendera Tujuh Belasan yang digelar di Lapangan Upacara Markas Komando Koharmatau, Bandung, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat tersebut diikuti para pejabat Koharmatau serta perwakilan satuan TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Bakorda Bandung. Upacara ini menjadi sarana untuk memperkuat semangat kebangsaan, disiplin, loyalitas, serta tanggung jawab seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI AU dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam amanatnya, Dankoharmatau menegaskan bahwa Upacara Bendera Tujuh Belasan memiliki makna lebih dari sekadar agenda rutin bulanan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan momentum evaluasi dan refleksi terhadap pelaksanaan tugas yang telah dijalankan, sekaligus memperkuat komitmen untuk meningkatkan kinerja pada masa mendatang.

Pada kesempatan itu, Marsma TNI Rudolf P. Buulolo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan ASN TNI AU di wilayah Bandung atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang telah memberikan kontribusi positif bagi kemajuan organisasi dan keberhasilan pelaksanaan tugas satuan.

Ia menilai tantangan di bidang pemeliharaan materiel dan dukungan logistik TNI AU akan terus berkembang seiring kemajuan teknologi kedirgantaraan serta meningkatnya tuntutan kesiapan operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista). Karena itu, setiap personel dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan, memperluas pengetahuan, serta menghadirkan inovasi yang mampu mendukung kebutuhan organisasi secara berkelanjutan.

Selain peningkatan kompetensi, Dankoharmatau juga menyoroti pentingnya membangun karakter kepemimpinan yang profesional, humanis, dan bertanggung jawab di seluruh tingkatan organisasi. Seorang pemimpin, kata dia, harus mampu menjalankan fungsi sebagai pemimpin, komandan, manajer, pendidik, sekaligus pembimbing bagi anggotanya. Pendekatan tersebut dinilai mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, produktif, dan berorientasi pada pencapaian tujuan organisasi.

Mengakhiri amanatnya, Dankoharmatau mengingatkan seluruh personel untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, mengedepankan budaya keselamatan kerja (safety culture), serta menjaga komitmen terhadap prinsip Zero Accident dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia juga mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI AU untuk senantiasa menjaga integritas, disiplin, dan kehormatan sebagai insan dirgantara.

Dengan mengusung semangat AMPUH yang mencerminkan nilai Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis, seluruh personel Koharmatau diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung kesiapan operasional dan kesiapan tempur TNI Angkatan Udara guna menghadapi berbagai tantangan tugas di masa depan.

(Penkoharmatau).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan