Tasyakuran Jelang Pernikahan Oki Ragil Wardana dan Qhathrin Nanda, Warga Dusun Bayaran Panjatkan Doa Restu

BANTUL – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara tasyakuran serta doa bersama menjelang pernikahan Oki Ragil Wardana, S.M. dengan Qhathrin Nanda, S.Pd., M.Si. yang digelar di Dusun Bayaran, Kalurahan Tamantirto, Kabupaten Bantul, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri keluarga besar, tokoh masyarakat, sesepuh kampung, serta warga setempat yang turut memberikan doa dan restu bagi kedua calon mempelai yang akan melangsungkan akad dan resepsi pernikahan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada 6 Juni 2026 mendatang.

Mewakili keluarga besar Bapak Jumirin, Ketua Dopper Shooting Club, Yusuf Randie, S.H., menyampaikan apresiasi atas kehadiran masyarakat yang turut mendukung dan mendoakan kelancaran seluruh rangkaian pernikahan.

“Acara ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus permohonan doa restu kepada para sesepuh dan masyarakat agar pernikahan yang akan dilaksanakan dapat berjalan lancar serta membawa keberkahan bagi kedua mempelai,” ujar Yusuf dalam sambutannya.

Menurutnya, pernikahan merupakan salah satu momen penting dalam kehidupan yang tidak hanya menyatukan dua insan, tetapi juga mempererat hubungan antarkeluarga.

Ia berharap Oki Ragil Wardana dan Qhathrin Nanda dapat membangun rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang, serta senantiasa mendapat perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT.

Acara berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Setelah sambutan keluarga, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin tokoh masyarakat setempat, Purwo Hadi Admojo.

Dalam doanya, Purwo memohon agar kedua calon mempelai diberikan kesehatan, kemudahan, serta kelanggengan dalam membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

“Semoga seluruh rangkaian pernikahan berjalan lancar, kedua mempelai diberikan kebahagiaan dan menjadi keluarga yang membawa manfaat bagi lingkungan serta masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus mempererat silaturahmi antara keluarga dan warga Dusun Bayaran.

Tasyakuran tersebut menjadi gambaran kuatnya nilai gotong royong dan kebersamaan masyarakat yang masih terjaga, terutama dalam menyambut momen penting kehidupan anggota keluarga dan warga di lingkungan setempat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan