Siswa SMA 2 Mejayan Madiun Juara Nasional Piala Panglima TNI, Ayah: Kami Bangga dan Bersyukur

Azzahro Marhaen, siswa SMA 2 Mejayan Madiun, juara nasional Piala Panglima TNI 2026 yang berlangsung di Stadion Manahan Solo (Foto/ist)

MADIUN – Kerja keras Azzahro Marhaen Bintang Wijaya di arena pencak silat berbuah prestasi. Siswa kelas XII-8 SMA Negeri 2 Mejayan Caruban, Kabupaten Madiun, itu berhasil menjadi juara pertama kategori tanding kelas L Remaja Putra pada Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Piala Panglima TNI 2026.

Kejuaraan yang berlangsung di GOR Manahan, Solo, tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI. Pesilat dari berbagai daerah ambil bagian dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.

Azzahro tampil maksimal sepanjang pertandingan hingga berhasil membawa pulang gelar juara pertama. Prestasi itu sekaligus mengharumkan nama SMA Negeri 2 Mejayan dan membawa nama Madiun ke tingkat nasional.

Bukan hanya Azzahro. Tiga siswa SMA Negeri 2 Mejayan lainnya juga mencatatkan prestasi dalam kejuaraan tersebut.

Sofi Rosidah, siswa kelas X-9, meraih juara pertama kategori seni tunggal tangan kosong putri.

Sementara Noufa Hudhaniar Rafi, siswa kelas X-4, meraih juara kedua kategori tanding kelas J Remaja Putra. Adapun Sadewo Arif Krisnanto, siswa kelas X-9, meraih juara ketiga kategori tanding kelas G Remaja Putra.

Ayah Bangga Melihat Perjuangan Azzahro

Prestasi Azzahro tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga. Suprapto, ayah sekaligus wali murid Azzahro, mengaku bangga dan bersyukur melihat pencapaian putranya.

Suprapto yang juga berprofesi sebagai Pemimpin Redaksi Media Newstujuh menilai prestasi tersebut tidak lepas dari proses latihan, kerja keras dan kedisiplinan yang dijalani Azzahro.

“Sebagai orang tua tentu kami sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih Azzahro. Prestasi ini merupakan hasil dari latihan, kerja keras dan disiplin, serta dukungan sekolah dan pelatih. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Menurut Suprapto, kemenangan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga. Prestasi Azzahro juga membawa nama sekolah dan Kabupaten Madiun dalam persaingan pencak silat tingkat nasional.

Ia berharap pencapaian itu tidak membuat Azzahro cepat berpuas diri. Sebaliknya, prestasi tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengejar pencapaian berikutnya.

Empat Siswa Bawa Pulang Prestasi

Capaian empat siswa SMA Negeri 2 Mejayan dalam Piala Panglima TNI 2026 menjadi catatan tersendiri bagi sekolah.

Selain menjadi ajang kompetisi, keikutsertaan para siswa memberikan pengalaman bertanding di tingkat nasional. Pengalaman tersebut diharapkan semakin membentuk kemampuan, kedisiplinan dan mental para atlet muda.

Empat prestasi yang diraih sekaligus menunjukkan potensi siswa SMA Negeri 2 Mejayan di bidang olahraga, khususnya pencak silat.

Bagi keluarga dan sekolah, pencapaian tersebut menjadi dorongan untuk terus memberikan ruang bagi siswa dalam mengembangkan bakat dan minat hingga mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan