SURAKARTA – Program Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap III, IV, dan V Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0735/Surakarta resmi ditutup. Seluruh sasaran fisik dalam program tersebut dilaporkan telah rampung 100 persen.
Penutupan KBD dipusatkan di Taman Pringgodani, Jalan Gatotkaca Gang Manggis RT 04/RW 12, Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Surakarta, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi antara TNI, Pemerintah Kota Surakarta dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.
Penutupan KBD mengusung tema “Karya Bakti Daerah Menguatkan Ketahanan Wilayah Untuk Mewujudkan Indonesia Maju.”
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, S.S., S.E., M.B.A., Pasipers Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Gasar yang mewakili Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Dandim 0735/Surakarta yang disampaikan Pasipers Kodim Kapten Inf Gasar, ditegaskan bahwa program Karya Bakti Daerah merupakan program lintas sektoral yang menyerap aspirasi masyarakat, khususnya warga di wilayah pinggiran kota yang membutuhkan perhatian dan dukungan pembangunan.
“Program ini dirancang melalui mekanisme dari bawah ke atas (bottom up), melalui survei yang dilaksanakan oleh Kodim 0735/Surakarta, pemerintah kota dan instansi terkait,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan KBD Tahap III, IV, dan V merupakan salah satu upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa melalui percepatan pembangunan di daerah.
“Kegiatan KBD Tahap III, IV, dan V ini merupakan upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa melalui percepatan pembangunan di daerah,” katanya.
Ia juga berpesan kepada masyarakat agar turut menjaga kebersihan serta merawat hasil pembangunan yang telah dikerjakan melalui program KBD.
“Warga masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan merawat apa yang sudah dibangun pada program KBD ini, sehingga nantinya bisa bermanfaat bagi warga masyarakat,” pungkasnya.
Adapun sasaran fisik KBD Tahap III, IV, dan V meliputi perbaikan saluran air, pembangunan talud beton bertulang, serta pavingisasi.
Seluruh sasaran fisik tersebut telah diselesaikan dengan capaian 100 persen.
Selain pembangunan fisik, KBD juga mencakup berbagai kegiatan nonfisik. Di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penanaman nilai-nilai ideologi Pancasila, penyuluhan KB dan kesehatan serta stunting, mitigasi banjir dan kebakaran, pengolahan dan pemilahan sampah, hingga pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu di sekitar lokasi kegiatan.
Program KBD tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial, kebersamaan serta sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik.
(A72/r)






