SURAKARTA – Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn., secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Selasa (13/10/2026).
Program yang dilaksanakan Kodim 0735/Surakarta tersebut mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Upacara pembukaan yang berlangsung pukul 08.00–08.55 WIB itu dihadiri sekitar 250 orang, termasuk jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI-Polri, perangkat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan.
Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan.
Perbaikan Drainase Jadi Sasaran Fisik Utama
Dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV kali ini, sasaran fisik dipusatkan pada perbaikan saluran drainase di Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan.
Pekerjaan meliputi pemasangan saluran beton pracetak berbentuk U atau U-Ditch di dua ruas jalan, yakni Jalan Kebangkitan Nasional dan Jalan Sutowijoyo.
Di Jalan Kebangkitan Nasional, pemasangan U-Ditch direncanakan sepanjang 329 meter dengan ukuran 60 x 60 sentimeter dan 200 meter dengan ukuran 80 x 80 sentimeter. Sementara itu, di Jalan Sutowijoyo, pekerjaan mencakup pemasangan U-Ditch berukuran 80 x 80 sentimeter sepanjang 118 meter.
Secara keseluruhan, pekerjaan drainase tersebut mencakup panjang 647 meter.
Perbaikan saluran air ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kelancaran aliran air, mengurangi potensi genangan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, terutama menjelang musim penghujan.
Dalam sambutannya, Respati menegaskan bahwa program TMMD Sengkuyung merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
“Semangat ‘Sengkuyung’ atau gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama kita di Kota Surakarta untuk menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur dan sosial secara bersama-sama,” demikian pesan yang disampaikan Wali Kota dalam sambutannya.
Berlangsung 30 Hari, Libatkan Berbagai Unsur
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama 30 hari kalender, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026. Sebelumnya, kegiatan telah diawali dengan tahap Pra-TMMD sejak 28 September 2026.
Respati meminta seluruh pihak yang terlibat memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dalam pelaksanaan pekerjaan di kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup padat dan berdekatan dengan jaringan utilitas publik.
Koordinasi dengan perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Disperumkimtan, serta Perumda Air Minum, diperlukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan dan mengantisipasi dampak terhadap jaringan perpipaan maupun arus lalu lintas.
Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu penyelesaian sesuai target yang telah ditetapkan.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama pengerjaan berlangsung terdapat penutupan jalan atau pengalihan arus lalu lintas yang berdampak pada aktivitas sehari-hari.
Masyarakat diharapkan mendukung pelaksanaan program sekaligus ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan setelah pekerjaan selesai.
Sasaran Nonfisik Menyentuh Aspek Sosial
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD Sengkuyung Tahap IV juga mencakup sejumlah kegiatan nonfisik yang ditujukan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kepedulian masyarakat.
Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, nilai-nilai ideologi Pancasila, keluarga berencana, kesehatan dan pencegahan stunting, keamanan dan ketertiban masyarakat, serta pencegahan bahaya narkoba.
Program ini juga mencakup penyuluhan Koperasi Merah Putih, mitigasi bencana banjir dan kebakaran, serta pembagian paket sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi TMMD.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat melengkapi pembangunan fisik melalui penguatan kesadaran sosial, ketahanan masyarakat, dan semangat gotong royong.
Upacara pembukaan turut melibatkan berbagai unsur dalam barisan peserta, di antaranya personel Kodim 0735/Surakarta, Lanud Adi Soemarmo, Brimob, Polresta Surakarta, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Linmas, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.
Hadir pula Kepala Pengadilan Negeri Kota Surakarta Dr. Achmad Satibi, S.H., M.H., perwakilan Kejaksaan Negeri Surakarta, jajaran TNI-Polri, Ketua Persit KCK Cabang L Kodim 0735/Surakarta Ny. Tami Arief Handoko Usman, perangkat Kecamatan Laweyan, para lurah, dan kelompok masyarakat Kelurahan Penumping.
Ditandai Pemukulan Kentongan
Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 secara resmi ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, didampingi jajaran Forkopimda Kota Surakarta.
Dalam penutup sambutannya, Respati menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0735/Surakarta beserta seluruh prajurit TNI, anggota Polri, perangkat daerah, dan masyarakat Kelurahan Penumping yang telah mendukung persiapan pelaksanaan program tersebut.
Melalui TMMD Sengkuyung Tahap IV, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat pembangunan wilayah serta menghasilkan manfaat nyata bagi warga Kota Surakarta.
Program ini sekaligus menegaskan pentingnya semangat gotong royong dalam membangun lingkungan yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi masyarakat.





