Karanganyar, Kabarjoglo.com — Sejumlah komunitas dan paguyuban yang terdiri dari Komunitas Pecinta Alam Sabagiri, komunitas UMKM, serta Paguyuban Colomadu menggelar aksi Deklarasi Damai #Joglosukun (Jogo Solo Supoyo Rukun) dan umbul doa di depan De Colomadu, bersamaan dengan pelaksanaan CFD Karanganyar, Minggu (21/09/25).
Kegiatan ini diwarnai dengan ajakan kepada para pedestrian dan pengunjung CFD untuk turut berpartisipasi dalam deklarasi damai, sebagai wujud kepedulian masyarakat terhadap kondisi bangsa, khususnya di wilayah Solo Raya.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Veri Tembong mengungkapkan bahwa acara tersebut lahir dari kepedulian terhadap situasi nasional yang berdampak langsung pada sektor UMKM.
“Dari kegiatan kecil ini kami berharap bisa menjadi pemicu kebaikan di kota-kota lainnya. Beberapa UMKM kami libatkan agar perekonomian semakin bergerak dan paguyuban UMKM merasakan dampaknya. Kami cukup prihatin dengan kondisi nasional, sebab UMKM adalah pihak yang paling merasakan efeknya,” ujarnya.
Veri juga menekankan pentingnya menjaga Solo tetap kondusif dan aman untuk dikunjungi agar roda perekonomian terus berjalan.i
Salah seorang peserta, Totok asal Tulungagung, yang kebetulan melintas dan singgah di Solo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Hal ini bisa menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi bangsa agar kembali normal dan kondusif. Harapan saya, kita tetap satu Indonesia, tidak peduli dari golongan apa, suku apa, atau partai apa. Jangan sampai ada yang memisahkan diri. Bahkan saya ingin mengadopsi kegiatan serupa di kota asal saya,” ungkapnya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan umbul doa yang dipimpin oleh Gus Nuril Huda, sebagai simbol kebersamaan dan doa bersama demi kedamaian serta persatuan Indonesia.
Kegiatan ditutup dengan makan bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta, mencerminkan semangat kebersamaan dalam keberagaman.






