Surabaya – Menghadapi derasnya arus pengaruh global di dunia maya, Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya mendorong keluarga prajurit untuk menjadi benteng utama pembentukan karakter anak. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Seminar Parenting dan Pertemuan Gabungan Persit bertema “Pola Asuh dan Pencegahan Pergaulan Bebas & LGBT Sejak Usia Dini” yang digelar secara hybrid di Surabaya.
Acara ini dihadiri langsung oleh Pangdam V/Brawijaya bersama Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya, serta diikuti secara daring oleh jajaran Korem 083/Baladhika Jaya.
Dua pakar nasional, Elly Risman, Psi. dan Dr. Risman Musa, M.A., turut hadir sebagai narasumber utama. Keduanya menekankan bahwa di tengah derasnya paparan media digital, peran orang tua sangat menentukan dalam menjaga arah tumbuh kembang anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 083 PD V/Brawijaya, Ny. Nilam Kohir, menyampaikan bahwa keluarga prajurit harus mampu menjadi teladan dalam ketahanan moral dan pendidikan karakter anak.
“Dengan komunikasi yang terbuka dan bimbingan penuh kasih, keluarga akan menjadi benteng pertama yang melindungi anak dari pengaruh negatif di luar sana,” ujarnya.
Selain seminar, kegiatan tersebut juga menampilkan produk-produk UMKM binaan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 083 PD V/Brawijaya, sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi anggota dan keluarga prajurit.
Melalui kegiatan ini, Persit Brawijaya berkomitmen memperkuat peran keluarga sebagai pusat pembinaan mental dan moral generasi muda, sekaligus menegaskan pentingnya ketahanan keluarga dalam membangun generasi yang tangguh, berdaya, dan berakhlak mulia di era digital.
(Penrem 083/Baladhika Jaya)






