Dari Tanah ke Harapan: Program TMMD Bangun Jamban Layak, Warga Kulon Progo Kini Hidup Lebih Sehat

KULON PROGO – Perubahan besar seringkali berawal dari hal sederhana. Di sudut-sudut Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, harapan itu kini hadir dalam bentuk fasilitas dasar yang selama ini luput dimiliki: jamban layak.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026, pemerintah bersama TNI menghadirkan bantuan pembangunan jamban/MCK bagi warga. Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan langkah nyata memutus rantai persoalan sanitasi yang selama ini berdampak pada kesehatan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Bati Bakti TNI Kodim 0731/Kulon Progo, Pelda Yuli Haryo Saputro, menegaskan bahwa pembangunan jamban ini menjadi bagian penting dari misi TMMD dalam meningkatkan kualitas hidup warga desa.

“Program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Sanitasi yang layak adalah fondasi utama kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak lima warga menjadi penerima manfaat program ini, yakni Rismadi dan Wakiyem dari Padukuhan Senden, Eko Purwanta dari Kwarakan, Poniman dari Gerjen, serta Sumijem dari Jurug. Bagi mereka, bantuan ini bukan sekadar fasilitas, tetapi juga perubahan gaya hidup.

Rismadi, salah satu penerima bantuan, mengaku selama ini keluarganya belum memiliki jamban yang layak. Kondisi tersebut memaksa mereka menjalani aktivitas sanitasi dengan keterbatasan.

“Alhamdulillah, sekarang kami punya jamban sendiri. Terima kasih Pak TNI, bantuan ini sangat berarti. Kami jadi lebih nyaman dan tidak khawatir soal kesehatan,” ungkapnya dengan wajah haru.

Apa yang dialami Rismadi menjadi gambaran nyata bahwa persoalan sanitasi masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah pedesaan. Minimnya akses jamban sehat berpotensi memicu berbagai penyakit, mulai dari diare hingga infeksi lingkungan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menegaskan bahwa program jambanisasi ini merupakan bagian penting dalam pembangunan kesehatan berbasis masyarakat. Sanitasi yang layak tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga kualitas lingkungan secara keseluruhan.

Dengan hadirnya fasilitas MCK yang memadai, warga kini tidak hanya mendapatkan kenyamanan, tetapi juga perlindungan dari risiko penyakit. Lebih dari itu, program TMMD telah menjadi jembatan antara kebutuhan dasar masyarakat dan kehadiran negara di tengah kehidupan mereka.

Di balik bangunan sederhana itu, tersimpan makna besar: tentang martabat, kesehatan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat desa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan