Harapan Baru Pak Tupon di Balik Keramik Putih Program TMMD Kulon Progo

KULON PROGO – Senyum bahagia terpancar dari wajah Bapak Tupon Atmo Sentono, warga Padukuhan Diran, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, saat melihat rumahnya mulai berubah menjadi hunian yang sehat dan layak melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128.

Tahap pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Pak Tupon kini memasuki proses pemlesteran dinding dan pemasangan keramik, setelah sebelumnya pengerjaan dinding serta atap rumah berhasil diselesaikan oleh Satgas TMMD bersama warga setempat, Selasa (12/5/2026).

Babinsa Sidorejo, Sertu Pardi, mengatakan progres pembangunan RTLH terus dikebut agar segera dapat ditempati dengan nyaman oleh pemilik rumah.

“Pengerjaan rumah Pak Tupon saat ini fokus pada pemasangan keramik dan penyelesaian dinding rumah. Semua dilakukan secara gotong royong agar hasilnya maksimal dan selesai tepat waktu,” ujarnya.

Bagi Pak Tupon, bantuan tersebut bukan sekadar pembangunan rumah, melainkan hadirnya harapan baru bagi keluarganya untuk hidup lebih nyaman dan sehat. Ia mengaku kini tidak lagi khawatir menghadapi musim hujan karena rumahnya sudah jauh lebih kokoh dibanding sebelumnya.

“Terima kasih kepada TNI dan pemerintah atas bantuan ini. Dulu lantai rumah masih berdebu dan atap sering bocor saat hujan. Sekarang rumah kami menjadi lebih baik dan layak huni,” tutur Pak Tupon penuh haru.

Keramik putih yang mulai terpasang menjadi simbol perubahan di rumah sederhana itu. Nantinya, dinding rumah akan dipercantik dengan cat berwarna hijau, menghadirkan suasana baru yang lebih bersih dan nyaman bagi penghuninya.

Tak hanya pembangunan RTLH, program TMMD Reguler ke-128 di Kalurahan Sidorejo juga menyasar pembangunan sarana sanitasi berupa MCK/jamban di lima rumah warga. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan dan mendukung kehidupan masyarakat yang lebih sehat.

“Pengerjaan MCK juga hampir selesai seluruhnya dan diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi warga dalam aktivitas sehari-hari,” jelas Sertu Pardi.

Melalui sentuhan gotong royong dan kepedulian sosial, TMMD tidak hanya membangun rumah, tetapi juga menumbuhkan optimisme dan semangat hidup baru bagi masyarakat desa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan