Karanganyar – Komandan Wing Pendidikan (Danwingdik) 400/Matukjur, Kolonel Pas Heru Widodo, secara resmi menutup Pendidikan Kursus Perwira Penyidik (Suspa Idik) Angkatan XIII yang diselenggarakan di Skadron Pendidikan (Skadik) 404 Wingdik 400/Matukjur, Jumat (26/6/2026). Penutupan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pendidikan bagi para perwira Polisi Militer TNI Angkatan Udara yang dipersiapkan untuk mengemban tugas penyidikan di satuan masing-masing.
Dalam amanatnya, Danwingdik menyampaikan bahwa Suspa Idik merupakan salah satu program pendidikan penting untuk membentuk penyidik Polisi Militer TNI AU yang memiliki kompetensi, profesionalisme, dan pemahaman hukum yang memadai. Selama mengikuti pendidikan, para peserta memperoleh pembekalan mengenai teori, prosedur, serta teknik penyidikan yang mengacu pada ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku di lingkungan TNI maupun sistem peradilan militer.
Ia menekankan agar seluruh lulusan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara profesional, objektif, transparan, dan penuh tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. Selain itu, para perwira penyidik juga diingatkan untuk senantiasa menjaga integritas, menjunjung tinggi kepastian hukum, serta terus meningkatkan kapasitas diri melalui pengembangan wawasan, kemampuan teknis, moral, dan etika profesi di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks.
Pendidikan Suspa Idik Angkatan XIII diikuti oleh 10 peserta dan berlangsung di Skadik 404 Wingdik 400/Matukjur. Pada penutupan tersebut, Kapten Pom Yose Rizal, S.Tr. Han dari Satuan Polisi Militer Lanud Roesmin Nurjadin dinobatkan sebagai lulusan terbaik berkat prestasi yang ditunjukkan selama mengikuti seluruh rangkaian pendidikan.
Mengakhiri amanatnya, Danwingdik menyampaikan apresiasi kepada para instruktur, tenaga pendidik, serta seluruh personel pendukung yang telah berkontribusi sehingga proses pendidikan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
(Pen Wingdik 400/Matukjur)






