Bogor – Sebanyak 922 prajurit resmi dilantik menjadi Prajurit Zeni TNI Angkatan Darat dalam tradisi pembaretan yang berlangsung khidmat di Lapangan Wirayudha Pusdikzi, Bogor, Selasa (4/3/2026).
Jumlah tersebut terdiri atas 77 siswa Dikcabpazi Abit Dikmapa PK Program Khusus TNI AD TA 2026, 385 siswa Dikjurbazi Abit Dikmaba TNI AD Gelombang II TA 2025, serta 460 siswa Dikjurtazi Abit Dikmata TNI AD Gelombang III TA 2025.
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Pendidikan Zeni (Danpusdikzi), Brigjen TNI Tommy Arief Susanto, S.I.P., M.M.
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Tommy Arief Susanto menegaskan bahwa sejak hari tersebut para siswa secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar Korps Zeni. Ia menekankan bahwa tidak semua prajurit TNI AD memperoleh kesempatan terpilih menjadi Prajurit Zeni, sehingga momen ini patut disyukuri dan dibanggakan.
Selama menempuh pendidikan, para siswa telah dibekali pengetahuan serta keterampilan dua belas kemampuan Zeni yang menjadi ciri khas Korps Zeni. Kemampuan tersebut menjadi penunjang sinergitas dan interoperabilitas dalam pelaksanaan tugas di lapangan, baik dalam operasi militer perang maupun operasi militer selain perang.
Tradisi pembaretan bukan sekadar seremoni, melainkan wujud pengakuan dan penghormatan terhadap Prajurit Zeni. Momentum ini juga menjadi sarana menanamkan kebanggaan dan kecintaan terhadap korps dengan semangat sesanti “Yudha Karya Satya Bhakti”, yang bermakna mengabdi dengan kesetiaan dalam tugas perang maupun pembangunan.
Diharapkan setiap prajurit yang mengenakan Baret Zeni senantiasa menjaga nama baik dan kehormatan korps, serta melanjutkan prestasi gemilang para pendahulu dalam pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.






