Malang – Semangat kebersamaan dan persaudaraan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Paguyuban Bintara Delapan (PARADE) Malang Raya yang digelar di D’Bango River Sawojajar, Kota Malang, Minggu (10/5/2026).
Momentum seperempat abad PARADE Malang Raya tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Sejak pagi, para anggota mulai berdatangan untuk bersilaturahmi, melepas rindu, sekaligus mempererat solidaritas yang telah terjalin selama 25 tahun.
Mengusung tema “Menjalin Silaturahmi, Memperkuat Solidaritas dan Kebersamaan”, kegiatan HUT ke-25 PARADE Malang Raya menjadi ajang memperkokoh hubungan kekeluargaan antaranggota yang selama ini tetap terjaga.
Suasana penuh kehangatan terlihat di berbagai sudut lokasi acara. Para anggota tampak saling bercengkerama, berbagi cerita lama, hingga mengabadikan momen kebersamaan bersama rekan-rekan seperjuangan.
Gelak tawa dan nuansa nostalgia semakin terasa ketika iringan musik mulai mengalun. Sejumlah anggota tampak bernyanyi bersama menikmati suasana santai yang sarat makna kebersamaan.
Perayaan HUT ke-25 PARADE Malang Raya juga semakin berkesan dengan pembagian souvenir mug edisi spesial bertuliskan “Satu Hati, Satu Jiwa PARADE Malang Raya”.
Souvenir tersebut menjadi simbol perjalanan panjang solidaritas, loyalitas, dan kekompakan anggota PARADE Malang Raya selama seperempat abad.
Ketua PARADE Malang Raya, Nanang Sugiyantono, menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh anggota yang hingga kini tetap menjaga nilai persaudaraan di dalam organisasi.
Menurutnya, PARADE Malang Raya bukan sekadar komunitas, melainkan rumah besar yang dibangun atas dasar kebersamaan, solidaritas, dan rasa kekeluargaan.
Ia menegaskan, kekuatan PARADE Malang Raya selama 25 tahun tidak terlepas dari filosofi K3 yang terus dijaga bersama, yakni Kebersamaan, Kekompakan, dan Kekeluargaan.
“Silaturahmi ini bukan hanya temu kangen, tetapi momentum menjaga kekompakan dan mempererat persaudaraan. Filosofi K3 harus terus kita rawat bersama. Semoga PARADE Malang Raya semakin solid, semakin guyub, dan terus membawa manfaat,” ujarnya disambut antusias seluruh peserta.
Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana hangat dan penuh kekeluargaan terus terasa. Mulai dari canda sederhana, nyanyian bersama, hingga cerita penuh kenangan menjadi bagian dari perjalanan kebersamaan PARADE Malang Raya.
Perayaan HUT ke-25 PARADE Malang Raya tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persaudaraan sejati tidak lekang oleh waktu dan terus hidup dalam semangat solidaritas antaranggota.
Dari D’Bango River Sawojajar, semangat “Satu Hati, Satu Jiwa PARADE Malang Raya” kembali digaungkan sebagai simbol loyalitas dan persaudaraan yang terus terjaga.
(Pewarta: Arif)






