SURAKARTA – Universitas Dharma AUB Surakarta mewisuda sebanyak 502 wisudawan dan wisudawati pada Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Gedung Garuda Graha, Surakarta, Sabtu (12/9/2026).
Wisuda tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki dunia profesional sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan agar memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.
Ketua Yayasan Karya Dharma Pancasila (YKDP) Surakarta, Dr. Anggoro Panji Nugroho, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan.
Ia menekankan tiga karakter utama yang diharapkan melekat pada lulusan, yakni unggul, bermartabat dan berbudaya.
Menurutnya, predikat unggul tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kemampuan akademik. Lulusan harus memiliki daya saing yang kuat serta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang unggul harus mempunyai daya saing yang kuat, mampu mengimplementasikan ilmu-ilmu yang didapat agar bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.
Sementara karakter bermartabat, kata dia, tercermin dari kemampuan alumni menjaga integritas, bertanggung jawab serta mampu mempertanggungjawabkan ilmu dan kompetensi yang dimiliki.
Ia menilai integritas menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan Indonesia ke depan.
“Negara ini dalam menyongsong Indonesia harus mempunyai modal integritas yang utama. Karena sudah banyak orang pintar, tetapi kalau integritasnya masih kurang, tentu menjadi persoalan,” katanya.
Selain unggul dan bermartabat, para alumni juga diharapkan tetap menjunjung tinggi nilai budaya dan semangat gotong royong yang bersumber dari Pancasila.
Nilai-nilai tersebut, menurutnya, tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Yayasan juga mengajak para lulusan menjadi generasi yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai sendi kehidupan, sekaligus ikut memberikan kontribusi positif bagi bangsa.
Wisuda ke-9 Sejak Penggabungan Perguruan Tinggi
Sementara itu, Rektor Universitas Dharma AUB Surakarta, Dr. I Gusti Putu Diva Awatara, M.Si, mengatakan wisuda kali ini merupakan wisuda ke-9 bagi UNDHA AUB Surakarta sejak penggabungan tiga perguruan tinggi di bawah Yayasan Karya Dharma Pancasila pada 8 April 2022.
“Pada hari ini, Sabtu 12 September 2026, kita dapat hadir di Gedung Garuda Graha untuk mengikuti acara Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kali ini merupakan wisuda ke-9 bagi Universitas Dharma AUB Surakarta,” ujarnya.
UNDHA AUB Surakarta merupakan hasil akselerasi atau penggabungan tiga perguruan tinggi di bawah Yayasan Karya Dharma Pancasila. Saat ini universitas tersebut memiliki tiga fakultas dan 11 program studi.
Adapun sejarah AUB telah dimulai sejak 17 Februari 1969, ketika lembaga tersebut didirikan oleh Dr. (HC) M.A. Tukidjo Marto Admojo Maha Widya Tama selaku Bapak YDP AUB. Dengan demikian, pada 2026 AUB telah berusia 57 tahun.
Rektor mengatakan, 502 wisudawan yang dilantik pada periode ini diharapkan mampu membaktikan ilmu yang dimiliki di tengah perubahan dan tantangan kehidupan yang berlangsung semakin cepat.
Ia berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal.
“Teruslah menjadi pribadi pembelajar sepanjang hayat dan jagalah nama baik serta rasa cinta terhadap almamater di manapun saudara berada,” katanya.
Didorong Jadi Wirausaha dan Agen Pembaruan
Lebih lanjut, Rektor mendorong alumni UNDHA AUB Surakarta untuk menjadi generasi yang adaptif, inovatif dan mampu menciptakan peluang.
Para lulusan diharapkan tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Menurutnya, kemampuan menciptakan inovasi menjadi salah satu modal penting untuk menghadapi persaingan, baik di tingkat lokal maupun global.
“Kita harus mampu menciptakan dan melakukan inovasi-inovasi yang bisa menciptakan pembaharuan. Hal ini akan menciptakan peluang-peluang dalam pengembangan segala bidang dan memenangkan persaingan, baik di tingkat lokal maupun global,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa proses pendidikan tidak berhenti ketika seseorang meninggalkan ruang kuliah.
“Pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam dinding-dinding ruang kuliah, namun juga di tengah-tengah kehidupan masyarakat luas,” ujarnya.
Karena itu, setiap pengalaman kehidupan diharapkan menjadi proses pembelajaran. Para alumni diminta terus memperbaiki diri, berpikir lebih maju dan menjadikan setiap tindakan sebagai teladan di lingkungan masing-masing.
Jangan Lupakan Perjuangan Orang Tua
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga mengingatkan para wisudawan untuk tidak melupakan jasa dan perjuangan orang tua maupun wali.
Menurutnya, keberhasilan seorang mahasiswa hingga mencapai tahap wisuda tidak terlepas dari dukungan, pengorbanan dan doa orang tua.
“Kami berpesan kepada wisudawan dan wisudawati untuk selalu mengingat jasa dan perjuangan orang tua kalian. Dukungan, pengorbanan dan doa tulus orang tua atau wali telah membawa berkah dalam keberhasilan saudara,” katanya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada para orang tua dan wali atas keberhasilan putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan di UNDHA AUB Surakarta.
Di sisi lain, Rektor menyampaikan bahwa tantangan pengelolaan perguruan tinggi ke depan semakin kompleks, terutama berkaitan dengan regulasi, peningkatan mutu pendidikan, era kampus berdampak serta persaingan antarperguruan tinggi.
Karena itu, seluruh civitas akademika diharapkan mampu merespons berbagai perubahan secara cepat dan tepat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa, alumni, dosen, tenaga kependidikan serta Badan Penyelenggara Yayasan Karya Dharma Pancasila Surakarta atas berbagai pencapaian yang telah diraih UNDHA AUB Surakarta.
Di akhir sambutannya, Rektor berharap seluruh alumni mampu berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta turut mendukung pembangunan Indonesia.
“Selalu mengembangkan, membaharukan dan memajukan serta mengharumkan almamater saudara, yaitu UNDHA AUB Surakarta,” pungkasnya.
Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya perjalanan baru bagi 502 lulusan untuk mengabdikan ilmu, membangun karier, menciptakan inovasi dan mengambil peran di tengah masyarakat.






