SURAKARTA – Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Surakarta mewisuda 1.790 lulusan program Ahli Madya, Sarjana Terapan, dan Profesi Kesehatan dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Periode II Tahun 2026 di Gedung Edutorium KH. Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu (21/10/2026).
Sebanyak 1.790 wisudawan dan wisudawati tersebut berasal dari 20 program studi yang mencakup jenjang pendidikan diploma III, sarjana terapan, dan profesi.
Berdasarkan siaran pers Humas Poltekkes Kemenkes Surakarta, jumlah lulusan terdiri atas 365 orang dari program profesi, 550 orang sarjana terapan, dan 875 orang diploma III.
Lulusan program profesi berasal dari Pendidikan Profesi Bidan, Profesi Ners, dan Profesi Fisioterapi. Sementara itu, jenjang sarjana terapan mencakup bidang keperawatan, kebidanan, fisioterapi, terapi wicara dan bahasa, terapi okupasi, ortotik dan prostetik, serta akupunktur dan pengobatan herbal.
Adapun lulusan diploma III berasal dari program keperawatan, kebidanan, fisioterapi, terapi okupasi, terapi wicara, ortotik dan prostetik, akupunktur, jamu, analisis farmasi dan makanan (Anafarma), serta farmasi.
98 Persen Lulusan Raih IPK di Atas 3,51
Poltekkes Kemenkes Surakarta melaporkan, sebanyak 98 persen lulusan pada 2026 meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3,51 dengan predikat cumlaude. IPK tertinggi yang dicapai lulusan tercatat 4,00.
Selain capaian akademik tersebut, tingkat kelulusan tepat waktu dilaporkan mencapai 98,78 persen.
Capaian itu, menurut pihak kampus, mencerminkan proses pembelajaran, peran dosen, serta dedikasi mahasiswa selama menjalani pendidikan.
Dalam sambutannya, Direktur Poltekkes Kemenkes Surakarta, Sudiro, S.Kp., Ners., M.Pd., mengingatkan para lulusan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian di bidang kesehatan.
“Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal pengabdian untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, beretika, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” kata Sudiro dalam sambutan wisuda, sebagaimana dikutip dalam siaran pers kampus.
Ia juga berpesan agar para lulusan terus meningkatkan kompetensi, menjunjung tinggi etika profesi, dan menjaga nama baik almamater dengan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sudiro turut menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang telah memberikan doa serta dukungan hingga para mahasiswa menyelesaikan pendidikan.
Institusi Terakreditasi Unggul
Poltekkes Kemenkes Surakarta saat ini memiliki 10 jurusan dengan 20 program studi, yang terdiri atas 10 program studi diploma III, tujuh program sarjana terapan, dan tiga program profesi.
Dalam siaran pers tersebut, kampus menyebut telah memperoleh akreditasi institusi dengan peringkat Unggul berdasarkan Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 93/SK/BAN-PT/Ak/PT/IV/2026.
Sebanyak 17 program studi atau 85 persen disebut telah memperoleh akreditasi Unggul. Sementara tiga program studi lainnya atau 15 persen memiliki akreditasi Baik atau Baik Sekali.
Di bidang sumber daya manusia, institusi tersebut melaporkan memiliki 37 dosen bergelar doktor dan seorang guru besar. Sejumlah dosen lainnya masih menempuh pendidikan doktoral di dalam maupun luar negeri.
Dua dosen juga mendapat penugasan sebagai direktur Poltekkes Kemenkes Manado dan Poltekkes Kemenkes Makassar.
Terlibat dalam Riset dan Pengabdian Kesehatan
Selain pendidikan, Poltekkes Kemenkes Surakarta mencatat sejumlah kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Di antaranya keterlibatan dosen dalam penelitian terkait HIV/AIDS dan tuberkulosis (TBC), hibah penelitian, serta kolaborasi riset dengan Kementerian Kesehatan dan mitra internasional.
Kampus tersebut juga menyebut keterlibatannya dalam studi vaksin PCV-13 produksi dalam negeri, program percepatan penurunan stunting melalui Investing in Nutrition and Early Years (INEY), skrining TBC, edukasi kesehatan, dan kegiatan tanggap darurat kebakaran di TPA Putri Cempo, Surakarta.
Dalam bidang kelembagaan, siaran pers turut mencantumkan sejumlah capaian, antara lain predikat AA untuk LAKIP, kategori sangat memuaskan dalam IKPA Provinsi Jawa Tengah, serta penghargaan pada evaluasi pelayanan publik.
Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surakarta juga dilaporkan meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional dalam bidang akademik, inovasi, olahraga, seni, dan kompetisi ilmiah.
Puluhan Alumni Bekerja di Luar Negeri
Peluang karier lulusan menjadi salah satu capaian yang disoroti kampus. Hingga 2026, sebanyak 58 alumni Poltekkes Kemenkes Surakarta dilaporkan telah berkarier di luar negeri, antara lain di Jepang, Jerman, Belanda, Australia, dan Arab Saudi.
Data tersebut menunjukkan adanya alumni yang memasuki pasar kerja internasional. Namun, siaran pers tidak merinci bidang pekerjaan, profesi, maupun distribusi jumlah alumni di setiap negara.
Melalui wisuda Periode II Tahun 2026, Poltekkes Kemenkes Surakarta melepas lulusan dari berbagai bidang kesehatan yang diharapkan dapat mengembangkan kompetensi profesional dan berkontribusi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sumber: Humas Poltekkes Kemenkes Surakarta, 2026.






