Hari ini : Selasa, 20 Oktober 2020 16:32

Cerita Pilu Sugeng, Sosok Guru Honorer yang telah di Bantu ACT Solo

Sragen,Kabarjoglo.com – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Solo melalui program Sahabat Guru Indonesia (SGI) menyalurkan bantuan biaya hidup pada Selasa (06/02) kepada Sugeng Jadmiko sosok guru honorer SMK Widya Wisata Sragen yang telah mengabdi selama 12 Tahun .

Sugeng di sekolahan mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris. Gelar pendidikan yang hanya Diploma 3, di tahun 2020 ini membuatnya tidak bisa mengikuti sertifikasi sehigga Ia tidak diperbolehkan mengajar mata pelajaran. Pihak sekolah pun tidak semena-mena memberhentikannya, Akhirnya Ia diperkenankan untuk mengajar program ekstrakulikuler Pramuka dan Harpala.

Ardiyan Sapto selaku Tim program ACT Solo mengatakan bahwa santunan yang diberikan ACT merupakan sebagai apresiasi terhadap para guru honorer yang rela mengabdi untuk mengajar meskipun mendapatkan gaji yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Semoga dengan adanya program SGI ini dapat bermanfaat dan guru-guru honorer di Indonesia, khususnya di wilayah Solo Raya diberikan semangat untuk terus mendidik siswa-siswi sebagai generasi penerus bangsa yang baik dan cerdas”. Ujarnya

Ardian juga menambahkan bahwa gaji yang diterima oleh Sugeng saat ini hanya sebesar 617.500 ribu rupiah karena sudah dipotong untuk pelunasan hutangnya saat Ia mengidap sakit Vistula . Pemasukan yang cukup rendah tersebut, itupun tidak hanya dimanfaatkan kebutuhanya saja karena saat ini Ia juga menanggung ibunya yang sudah tua dan adik perempuan dengan dua anak yang telah di tinggal meninggal suaminya.

Sugeng menyampaikan bahwa kondisi yang dialaminya bukan menjadi alasan untuk dia berkeluh kesah tiap harinya, akan tetapi dengan keiklasan dan niat untuk selalu berbuat baik menjadi modal utamanya. “Menjadi guru itu bukan profesi, tapi sebagai ladang amal jariyah kita. Sebab ilmu tidak akan pernah mubadzir. Ia akan selalu ada sekalipun kita telah tiada di dunia ini.” Tuturnya

Close
Close

SPONSOR