Boyolali – Suara gong menggema di udara sejuk Desa Candi, Kecamatan Ampel, menandai dimulainya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang digelar oleh Kodim 0724/Boyolali. Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Bupati Boyolali, Agus Irawan, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Dengan penandatanganan naskah kerja sama dan pemukulan gong, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan TNI dalam menghadirkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah. “Tema tahun ini ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’ bukan hanya slogan, tetapi semangat nyata untuk memastikan pembangunan menjangkau pelosok desa,” ujarnya dalam amanatnya.
Bupati menekankan, pembangunan yang dilakukan melalui TMMD tidak sekadar fisik, tetapi juga menyentuh sisi sosial dan mental masyarakat. “Pembangunan bukan hanya membangun jalan dan jembatan, tapi juga menumbuhkan tanggung jawab bersama serta memperkuat budaya gotong royong yang menjadi jati diri bangsa,” tambahnya.
Program TMMD di Desa Candi kali ini menargetkan pembangunan jalan rabat beton, talud penahan tanah, saluran air, serta dua jembatan baru yang didanai melalui APBD II dan APBDes. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar akses warga, meningkatkan ekonomi, dan memperkuat ketahanan desa.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI dan masyarakat yang telah bersatu dalam kerja nyata. “Sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga inilah yang akan mempercepat terwujudnya desa-desa maju, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya.






