TMMD Sengkuyung Tahap III di Serengan Rampung, Saluran Air dan Pavingisasi Sepanjang 97 Meter Selesai 100 Persen

SURAKARTA – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0735/Surakarta resmi ditutup, Kamis (13/8/2026).

Upacara penutupan berlangsung di halaman SMP Negeri 22 Surakarta, Jalan Irawan, Kampung Makam Bergolo, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, mulai pukul 08.20 hingga 08.46 WIB. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro.

Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, personel TNI-Polri, serta masyarakat yang telah bersinergi selama pelaksanaan TMMD.

“Terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Bupati dan Wali Kota, personel TNI-Polri, dan segenap masyarakat atas sinergi, kerja keras dan kebersamaan yang terjalin erat selama satu bulan penuh,” demikian amanat Pangdam yang dibacakan Dandim 0735/Surakarta.

Menurut Pangdam, program TMMD 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut menekankan pentingnya pembangunan di tingkat desa dan wilayah masyarakat sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan.

TMMD juga disebut sebagai program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 dan Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di jajaran Kodam IV/Diponegoro, berbagai sasaran fisik dan nonfisik telah diselesaikan.

Khusus di wilayah Kodim 0735/Surakarta, sasaran fisik TMMD Sengkuyung Tahap III berada di Kampung Makam Bergolo RT 02 dan RT 06 RW 06, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan.

Pekerjaan fisik berupa perbaikan saluran air dengan konstruksi cor beton bertulang dan pavingisasi memiliki panjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter. Berdasarkan laporan pelaksanaan, pekerjaan tersebut telah mencapai 100 persen.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan sejumlah kegiatan nonfisik. Di antaranya penyuluhan mitigasi bencana banjir dan kebakaran, pengolahan sampah, pencegahan bahaya narkoba, keluarga berencana dan kesehatan, pencegahan stunting, wawasan kebangsaan dan bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat, serta pemahaman nilai-nilai Pancasila.

Kegiatan sosial juga dilakukan melalui pembagian sembako gratis kepada masyarakat di sekitar lokasi TMMD.

Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro meminta masyarakat menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dikerjakan selama program berlangsung.

“Seluruh hasil yang telah dicapai tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Apa yang telah kita bangun bersama ini dapat dipelihara dan dirawat sehingga memiliki masa pakai yang panjang,” pesannya.

Pangdam juga meminta seluruh satuan tugas TMMD melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan perbaikan untuk pelaksanaan program berikutnya.

Selain unsur TNI dan Polri, upacara penutupan melibatkan unsur pemerintah daerah dan sejumlah organisasi masyarakat. Peserta upacara antara lain berasal dari Kodim 0735/Surakarta, Brimob, Polresta Surakarta, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Linmas, LDII, MTA, FKPPI, HIPAKAD, serta Pramuka Kwarcab Surakarta.

Kegiatan penutupan berlangsung tertib dan aman. Dengan selesainya program TMMD Sengkuyung Tahap III tersebut, hasil pembangunan di Kampung Makam Bergolo diharapkan dapat dimanfaatkan sekaligus dipelihara secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan