Pelda Suef Hadiri Pengukuhan Dan Pengarahan Destana Oleh Bupati

Category : Kabar Solo Raya

Wonogiri,Kabarjoglo.com – Batuud Koramil 13/Pracimantoro Pelda Suef pada hari Rabu(27/3) sore, bertempat di Pendopo Kec. Pracimantoro mewakili Danramil 13/Pracimantoro Kapten Cba Budi Waluyo menghadiri kegiatan Pengukuhan dan Pengarahan Forum Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) oleh Bupati Wonogiri Joko Sutopo se-Kecamatan Pracimantoro.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Kepala Markas PMI Kab. Wonogiri Warjo beserta 3 orang anggota, BPBD Kab. Wonogiri Kasi Pencegahan dan Kesiap-sigaan Aisyah Eka Sari, Msc beserta 4 orang anggota, Camat Pracimantoro Warsito, S.I.P., MM., Danramil 13/Pracimantoro yang diwakili Batuud Pelda Suef, Kapolsek Pracimantoro AKP Dwi Krisyanto, SH., MM., Kepala UPTD Peskesmas I dan II Pracimantoro, Kepala Dinas/Instansi Kec. Pracimantoro, Kepala Desa/Kelurahan se-Kec. Pracimantoro, Kamis(28/3).

Camat Pracimantoro Warsito, S.I.P,.MM., dalam kesempatan tersebut menyampaikan kami selaku Pemerintahan Kecamatan mohon maaf bila ada kekurangan sesuatu apapun dalam acara kegiatan hari ini. Kepada Bapak Bupati kami sampaikan bahwa di Kecamatan Pracimantoro telah terbentuk Relawan Desa Tangguh Bencana (Forum Destana) se-Kecamatan Pracimantoro dengan jumlah 650 orang, setiap Desa maupun Kelurahan sekitar 30 orang dan dengan adanya Forum Destana diharapkan cepat tanggap bencana dan menimalisir jatuhnya korban jiwa.

Sambutan BPBD Kab. Wonogiri Kasi Pencegahan dan Kesiap-sigaan Aisyah Eka Sari, Msc antara lain Wilayah Kabupaten Wonogiri kawasan rawan bencana menuntut masyarakat di harus siap menghadapi risiko bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi di lingkungan kita, untuk itu berbagai program pengurangan risiko bencana pun disiapkan untuk menekan timbulnya korban jiwa maupun harta benda.

Masalahnya, jumlah anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri yang dimandati negara untuk menangani bencana di daerah sangatlah terbatas. Tak ayal, tanpa bantuan masyarakat atau relawan, petugas bisa keteteran dalam menangani peristiwa bencana. Kerelawanan mutlak dibutuhkan baik dari unsur masyarakat lokal maupun organisasi masyarakat untuk mengefektifkan penanganan bencana yang butuh perhatian banyak pihak. Menyadari itu, pemerintah Kabupaten Wonogiri menyiapkan berbagai langkah antisipasi, antara lain melalui penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) tanggap bencana melalui bimbingan teknis desa tangguh bencana (Destana) dan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Kabupaten Wonogiri yang pertama kali dibentuk adalah di Kecamatan Pracimantoro.

Sambutan Bupati Wonogiri Joko Sutopo antara lain Pemerintah Kabupaten Wonogiri menyiapkan berbagai langkah dalam mengantisipasi bencana didaerah yang rawan bencana, antara lain melalui penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Tanggap Bencana melalui bimbingan teknis Desa Tangguh Bencana (Forum Destana) dan Untuk Kecamatan Pracimantoro pembentukan Desa Tangguh Bencana (Forum Destana) adalah yang pertama kali di wilayah Kabupaten Wonogiri semoga di Kecamatan lain akan terbentuk juga, (Pendim 0728/Wng).

Related Posts