Peringati Hari Batik Nasional, Ada Yang Beda di Muspusdirla

Yogyakarta – Setiap tanggal 2 Oktober, beragam lapisan masyarakat, mulai dari pejabat pemerintah, pegawai, hingga pelajar disarankan untuk mengenakan batik dalam beraktivitas. Saran ini sangat beralasan. Karena pada tanggal 2 Oktober masyarakat Indonesia memperingatinya sebagai Hari Batik Nasional.

Tahun 2023 merupakan peringatan yang ke-14, sejak ditetapkan pada tahun 2009. Pada saat itu, batik resmi terdaftar sebagai Warisan Kemanusiaan Karya Agung Budaya Lisan dan Nonbendawi di UNESCO.

Bacaan Lainnya

Untuk memeriahkan peringatan Hari Batik Nasional, Keluarga Besar Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) turut memakai batik.

Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Sus Yuto Nugroho mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, seluruh anggota Muspusdirla menggunakan pakaian batik. Hal ini sebagai wujud rasa bangga atas budaya dan kekayaan Indonesia.

“Batik sebagai salah satu kekayaan bangsa Indonesia merupakan warisan turun temurun. Batik melekat dengan kebudayaan Indonesia,” ucap Kolonel Yuto, Senin (2/10).

Ia menambahkan, dalam memperingati Hari Batik Nasional, anggota Muspusdirla memakai pakaian batik setelah Apel Pagi. Pada pelaksanaan Apel Pagi, anggota Muspusdirla baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil tetap memakai seragam masing-masing.

Peringatan Hari Batik Nasional di Muspusdirla pun menjadi momen seru. Paling tidak bisa menjadi materi quiz untuk pengunjung.

Fauziyah, guru dari Madrasah Ibtidaiyah An-Nashuha Cirebon ini datang bersama 50 siswanya. Ia mendapat hadiah sejumlah gantungan kunci Muspusdirla, setelah menjawab jika tanggal 2 Oktober merupakan Hari Batik Nasional.

“Terima kasih,” ucap singkat guru kelas 4 ini dengan senang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan